Archives

Media Pembelajaran Multimedia vs Guru

Originally posted on Smily-Smile:

Apa yang paling Anda ingat saat mendapatkan pelajaran di kelas? Materi, media, atau gurunya?

Pernah suatu ketika di salah satu jejaring sosial, seorang teman berturut-turut bercerita mengenai guru-gurunya waktu SMA. Pada hari itu ceritanya SMA-nya dulu sedang berulang tahun. Dia bercerita mengenai guru Sejarahnya yang dari langkahnya saja sudah bikin mengantuk, hingga guru Sosiologi yang sering ijin ke belakang tapi tidak kembali hingga bel istirahat. Dari semua yang ia ceritakan, ia dengan jelas masih hafal nama seluruh gurunya berserta kebiasaan, dan sikap mereka.

Tapi ketika ditanya apakah dia hafal materi pelajaran yang guru-gurunya ajarkan itu, jawabannya hanya sedikit saja yang ia ingat. Ia hanya ingat dengan mata pelajaran tertentu yang ia sukai dan dibawakan oleh guru yang asik.

Mengapa teman saya itu bisa mengingat guru-gurunya dengan baik tapi tidak dengan materi pembelajarannya? Jawabannya karena belajar itu berawal dari ikatan emosi dan persepsi. Dewi S. Prawiradilaga (2007) mengungkapkan proses belajar tanpa…

View original 309 more words

Mengunggah Media Pembelajaran

Originally posted on Rumah Belajar:


Rumah Belajar sebagai portal belajar berbasis komunitas mengajak pengguna Rumah Belajar untuk mari kita bersama-sama mengisi dan berbagi di Rumah Belajar.

Rumah Belajar memiliki begitu banyak media pembelajaran yang terbagi dalam beberapa jenis media, antara lain : gambar, animasi, simulasi, presentasi, buku teks, audio, dan video. Berbagai media tersebut dapat dilihat dan didownload pada fitur Katalog Media. Katalog Media dirancang dan dibangun sebagai kumpulan media yang berfungsi sebagai Learning Object. Saat ini katalog media di bagi menjadi 2 bagian, karya pustekkom dan karya komunitas. Karya pustekkom saat ini berisi media-media yang dibuat oleh tim dari pustekkom kedepan tidak hanya karya yang dibuat oleh pustekkom tetapi juga media yang dibuat oleh komunitas dan sudah melalui proses quality control, sedangkan karya komunitas dirancang dan dibangun untuk diisi oleh komunitas pengguna Rumah Belajar. Semua orang asalkan memiliki username Rumah Belajar diperbolehkan mengisi karya komunitas.

Mari kita bersama-sama mengisi…

View original 251 more words

Presentasi

Presentasi merupakan hal yang biasa bagi mahasiswa karena presentasi merupakan salah satu bentuk metode pembelajaran guna menghadapi baik itu masyarakat ataupun muridnya kelak. Foto tersebut merupakan salah satu bentuk presentasi yang dilakukan di kelas yang dilakukan secara berkelompok. Foto lainnya bisa dilihat di galeri langsung.

Resume Buku Media Kecil, Media Besar

Media pengajaran adalah media komunikasi yang digunakan dalam proses belajar dan mengajar. Hanya penggunaannya yang berbeda-beda. Media instruksional yang banyak dibicarakan dewasa ini adalah media elektronik dan fotografik yang digunakan dalam abad ke-19 dan ke-20 ini seperti foto, slide, film dengan rekaman, radio, televise, dan computer. Sebagaimana halnya dengan media cetak, semua contoh-contoh di atas tidak khusus direncanakan untuk keperluan mengajar, alat-alat itu hanyalah hasil teknologi yang merupakan sasaran untuk menyampaikan informasi yang dapat digunakan untuk keperluan pengajaran.Semua contoh diatas mempunyai cara masing-masing yang berbeda yang semuanya mampu menyampaikan informasi pendidikan dan pengalaman secara luas, cepat, dan bersemangat, dengan realisme dan kelangsungan yang hampir tidak mungkin sama dengan media cetak. Namun, semuanya dapat memberikan pengalaman tanpa wahana bahasa abstar seperti halnya dengan bahasa cetak. Seperti kata MC Luchan, kata-kata dapat menguraikan tentang sebuah ember, namun sukar untuk menerangkan dengan tepat kepada orang lain betapa keadaan ember tanpa gambarnya.

Dengan demikian, media instruksional merupakan factor tambahan bagi diri guru.Tidak boleh dilupakan hampir semua kegiatan mengajar adalah multimedia.Bila dibandingkan “media” pengajaran dewasa ini dengan pengajaran secara “tatap muka”, maka dalam banyak hal yang dilakukan pada hakekatnya ialah membandingkan satu medium dengan multimediayakni seorang guru yang aktif ditambah dengan teks buku dan lain-lain. Oleh karena itu masalah bagaimana mengkombinasikan media, sebenarnya telah lama dihadapi.Perbedaannya ialah bahwa kini media untuk keperluan pengajaran telah jauh lebih banyak tersedia, bila dibandingkan dengan yang ada untuk keperluan pengajaran pada waktu dulu.Dan banyak diantaranya mahal dan merupakan alat yang banya resikonya dan itu menyebabkan seorang guru kelas kurang dapat menguasainya dibandingkan dengan batu tulis, papan tulis, atau gambar guntingan dari majalah-majalah.

Media besar adalah media yang kompleks dan mahal seperti televisi, film, dan computer sebagai alat bantu untuk mengajar. Sedangkan media kecil yaitu media yang sederhana seperti slide, film strip, dan radio. Harga satuan radio kira-kira seperlima dari harga televise. Dan harga computer lebih mahal daripada harga sebuah televisi.

 

Ada beberapa factor yang menyebabkan Negara kaya tertarik kepada media besar, alasannya yang pertama ialah keperluan yang dirasakan untuk memperluas kesempatan belajar, khususnya untuk pekerja dewasa tanpa keharusan yang berkepanjangan memperbanyak kampus dan sekolah. Proses pemilihan suatu media instruksional tidak sama dengan melihat buku pegangan untuk bidang teknis untuk mengetahui rumus-rumus yang sudah pasti, tidak juga seperti peta perjalanan yang dapat menunjukkan jalan yang paling pintas. Sejauh pemilihan itu merupakan proses rasional, seharusnya pembuat keputusan memperhatikan informasi yang kompleks dan lengkap. Usaha mencari informasi tadi akan menuntut kea rah penemuan pesan yang terkandung dalam media dipilihnya. Yang dengan demikian, akan menuntunnya agar memperhatikan dengan cermat hal-hal seperti kebutuhan dan kemampuan siswa yang akan diajarnya, proses belajar yang akan dilakukan, dan sistem lambang media yang paling besar bantuannya untuk mencapai tujuan belajar.

Pengajaran di Kelas

Pengajaran di Kelas

Beginilah Bu Sri sebagai dosen media pembelajaran menyampaikan materinya dikelas. Penyampaian dengan metode ceramah yang dibantu dengan infokus sehingga memunculkan objek visual yang biasa ditangkap lebih efektif dalam proses belajar mengajar.